Kiprah alumni Pondok Pesantren Darussalamah Krian terus menyebar ke berbagai daerah. Salah satunya, Ustadz Abdul Aziz, yang sukses mendirikan TPQ dan TK
Penulis: Redaksi dskrian
Ketika Surat Ibu Mengalahkan Game
Muhammad Raditya berdiri kaku di depan gapura Pondok Pesantren Katerungan. Ransel hitam tergantung malas di pundaknya, sementara jemarinya masih menggenggam ponsel yang
Mondok 6 Tahun Tapi Tak Bisa Baca Kitab? Hindari dengan Memilih Pesantren yang Tepat!
Ingin anak mahir Nahwu Shorof dan mampu membaca kitab gundul? Simak keunggulan pesantren salaf yang tak bisa didapatkan di sekolah umum Banyak
KH Imam Faqih Asy’ari: Guru Sepuh yang Menginspirasi Berdirinya Pesantren Darussalamah Krian
Pesantren Darussalamah Krian merupakan salah satu pesantren terkemuka di Sidoarjo yang berdiri atas inspirasi kuat dari perjalanan keilmuan KH. Imam Faqih Asy’ari.
Ilmu Itu Berat, Bro. Tapi Harta Lebih Menyiksa: Petuah KH. Mustafid Munawwir untuk Para Santri
“Mencari ilmu 15 tahun terasa lama dan menyiksa. Tapi mencari harta 30–50 tahun tidak terasa lama, padahal hasilnya belum tentu juga.” DSKRIAN.COM
Mengupas Kurikulum Kelas Alfiyah di Madrasah Diniyah Darussalamah Krian
Pelajari kurikulum kitab kuning di kelas Alfiyah Pondok Pesantren Darussalamah Krian. Mulai dari metode pembelajaran, jenis kitab, hingga tirakat santri Alfiyah DSKRIAN.COM
5 Cara Jadi Orang Tua yang Dirindukan Santri Saat Sambangan
DSKRIAN.COM –Tahukah Ayah dan Bunda?Bagi santri di pondok pesantren, momen sambangan atau kunjungan orang tua adalah hari paling membahagiakan. Di tengah padatnya
Masih Buka! PPDB Darussalamah Krian 2025
Khusus untuk SD | SMP | SMA Gabung di pesantren yang memadukan:✅ Kurikulum Merdeka & Kitab Kuning✅ Penguatan Akhlak & Karakter✅ Tahfidz
Apa Itu Pembelajaran Sosial Emosional? Ditinjau dari Sudut Pandang Pendidikan Islam
DSKRIAN.COM –Pembelajaran sosial emosional atau Social Emotional Learning (SEL) merupakan pendekatan penting dalam dunia pendidikan saat ini. SEL bertujuan membantu peserta didik
Sepasang Doa di Ujung Peluk
Pagi itu, langit desa Waru membentang biru pucat. Udara masih basah oleh embun ketika Pak Raji memeriksa kembali ikatan kardus yang berisi
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













